PROGRAM PENDIDIKAN

Terdapat beberapa program pendidikan di RS Jiwa Menur, diantaranya:
  • Program Pendidikan Dokter Muda
  • Program Pendidikan Keperawatan
  • Program Pendidikan Non Medik
  • KEGIATAN DOKTER MUDA

  • Kegiatan di ruangan
  • - Selama bekerja di ruangan, seorang DM diberi tanggung jawab untuk mengawasi beberapa pasien atas petunjuk DPJP ruangan
    - Beberapa pasien yang telah diperiksa seorang DM harus diikuti perkembangan gangguan jiwanya dan hasil pengamatan ini harus dicatat dalam laporan lanjutan selama berada di ruang rawat inap
    -. DM harus melakukan pemeriksaan pada beberapa pasien baru di ruangan baik yang masuk melalui poliklinik atau IGD dan membuat laporan secara lengkap (bergiliran dengan DM yang lain untuk pasien baru berikutnya)
    - Laporan pasien harus selesai dibuat oleh DM dalam waktu 24 jam setelah pasien masuk rumah sakit, kemudian laporan ini segera dibicarakan dengan pembimbing klinik masing-masing
    - DM memberi pandangannya mengenai tanda dan gejala, diagnosis (sementara), pemeriksaan selanjutnya, rencana pengobatan dan program rehabilitasi
    - DM diwajibkan mengikuti visite pembimbing klinik dan mencatat serta mendiskusikan persoalan mengenai pasien yang bersangkutan
    - DM dianjurkan agar pada waktu sore hari digunakan sebaik-baiknya untuk melanjutkan pekerjaan yang belum dapat diselesaikan pada pagi hari
    - DM mengikuti diskusi penyegar dan bed site teaching dengan pembimbing klinik
    - Selama bekerja di ruangan DM wajib mengisi presensi setiap hari kerjanya
  • Kegiatan di IGD
  • - Cara bekerja DM di poliklinik/IGD secara prinsipil tidak berbeda dengan cara DM bekerja di ruangan, hanya di poliklinik/IGD harus lebih cepat dan lebih singkat. Tiap pasien baru diperiksa secara bergiliran dan sesudah pemeriksaan segera harus dibicarakan dengan pembimbing klinik di poliklinik/IGD yang bertugas dan diminta tanda tangan pada yang bersangkutan kalau sudah selesai
    - Selama bekerja di poliklinik Ilmu Kedokteran Jiwa/IGD, DM diwajibkan hadir dan mengikuti semua peraturan-peraturan yang berlaku saat itu
    - Setiap DM diharuskan mengikuti rancangan poliklinik/ IGD yang telah ditetapkan lebih dahulu dan mengisi buku presensi setiap hari kerjanya
  • Perencanaan Penatalaksanaan Pasien
  • - Memberi pandangan mengenai rencana pengobatan dengan obat-obatan dan mengemukakan rancangan rehabilitasi
    - Memberi pandangan mengenai pemeriksaan lain yang perlu dan meneliti kalau pemeriksaan yang telah ditentukan itu betul-betul sudah dikerjakan
    - Mengikuti psikoterapi singkat dan kemudian melakukan ini sendiri dengan tiap kali memberi laporan kepada pembimbing klinik mengenai hal ini
  • Home Visit
  • - Semua DM harus melakukan home visit minimal 1 kali sewaktu bertugas di ruangan atau di poliklinik
    - Kunjungan rumah ini dimaksudkan untuk melatih para DM mencari informasi dan melihat keadaan luar rumah sakit melengkapi pemeriksaan serta observasi seorang pasien di dalam rumah sakit yang dapat dihubungkan dengan status mental pasien
    - Dengan mengadakan kunjungan rumah, DM dapat belajar mengenai Hubungan dokter dan keluarga pasien, Faktor-faktor sosial ekonomi dan kebudayaan serta latar belakang pasien, Hubungan pasien dengan para anggota keluarganya maupun dengan tetangganya atau dengan para teman kerjanya, Lingkungan rumahnya, keadaan rumah tangganya dan sebagainya
    - Heteroanamnesis sering sangat subjektif atau ada kemungkinan juga bahwa dengan sengaja diputarbalikan untuk maksud tertentu. Oleh karena itu, maka keobjektifan selalu perlu dicari
    - DM membicarakan masalah tersebut dengna DPJP ruangan untuk menentukan pasien manakah yang akan dikunjungi rumahnya dan minta persetujuan pasien/keluarga untuk home visit. Paling sedikit harus melakukan home visit / office visit untuk satu orang pasien
    - Sebelum mengunjungi rumah, DM harus minta surat pengantar dan ditandatangani oleh pembimbing klinik. Buku DM harus dibawa dan minta tanda tangan dari kepala keluarga atau wakilnya sebelum pulang dari home visit
    - Setelah kegiatan DM melaporkan hasil kunjungannya kepada DPJP yang bersangkutan
  • Responsi
  • - Semua DM telah dijadwalkan untuk responsi 1 x selama pendidikan (pasien psikotik/non psikotik), waktu dan pembimbingannya telah ditentukan
    - DM yang bersangkutan harus segera melapor pada pembimbing, menyerahkan status responsi satu hari sebelum pelaksanaan dan mengambil formulir penilaian responsi di sekretariat Pendidikan untuk diserahkan pada pembimbing pada hari yang telah dijadwalkan Identitas pasien (nama, alamat pasien, dll) menggunakan inisial/ disamarkan
    - Menghubungi pembimbing klinik yang ditunjuk untuk keperluan ini
  • Clinical Skill Laboratory (CSL)
  • - Clinical Skill Laboratory (CSL) didesain untuk mengajar dan menguji peserta didik pada semua tingkatan menggunakan pasien yang terstandarisasi. Clinical Skill Laboratory (CSL) yang ideal seharusnya dapat digunakan untuk melatih keterampilan klinis peserta didik. Peserta didik dalam melakukan pemeriksaan diharapkan bisa mendapatkan riwayat penyakit, melakukan pemeriksaan fisik, melatih keterampilan komunikasi dan interpersonal.

    Alamat

    Rumah Sakit Jiwa Menur
    Jl. Menur 120
    Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
    Telepon:( 031 ) - 5021635
    Faksimili:( 031 ) - 5021636
    E-mail:rsjmenur@gmail.com